Jalan Sunyi

 

Suatu waktu, ku berjalan menyusuri jalan setapak

Suasana begitu sunyi dan sepi,

ta ku temukan apapun di dalam pandanganku....senyap

Hanya Jalan yg begitu meresapi SUNYI.....

Terbata langkahku menyusuri

Kelu, bibirku mengeja langkah demi langkah.

Inikah JALANKU???

 

Batinku semakin meronta dalam tanya,

tatkala langkah tertusuk duri.

 

BISMILLAH, dr Sudut jiwaku yg lain berbisik.

 

 

dahlan,

Posted in makna. 1 Comment »


Bunga Bahagia

Dan datanglah musim semi menjawab kebekuan musim dingin

Dedaunan yang tumbuh menghiasi ranting juga batang-batang
Kembang-kembang berganti rupa mengenakan pakaian indah ranumnya

Terjawab sudah kekekuan tanya "si bunga"
oleh semi dalam lipatan masa

Kuncup kian menwarkan aroma

Bunga ta lagi perlu ejaan kata guna kirim pesan bahagia
sebab sentuhan sudah ta terikat lagi oleh benda

Wajah bunga ta usah lagi di lukis jelita
jika hasrat telah sempurna di sambung rasa

Wewangian buat pemetik enggan sunyikan sarinya

Tunduklah bunga dalam dekapan Takdir YANG MAHA KUASA

 

 

dahlan,

Posted in puisi. 3 Comment »

Dalam Belantara Beton (renungan)

Dalam hutan kita, tidak kutemui telaga
untuk minum menghilangkan dahaga
untuk mandi membersihkan raga
untuk berwudhu membersihkan jiwa
aku berlari mencari tempat sembunyi
agar tidak mati suri
kakiku sakit menapak tanah berbatu
namun tak nampak darah di situ

Kini badanku lesu, wajahku lusuh,
otakku kisruh, hatiku kumuh
pakaianku camping, koyak terkait ranting

 


aku letih dan tertidur dalam pelukan malam dalam mimpi
ingin ku menyebut Kita, yaitu aku dan Dia
serta mereka muslimin semua
tapi, tidak dapat aku melakukannya
karena cinta sudah ditelan harta.

Kalau ada cinta di sana, pasti bisa saling berbagi rasa dan asa
tetapi di mana itu?
mereka berfoya-foya di saat ada kemiskinan.
mereka berpesta ria,
padahal mereka lihat anak-anak balita dilepas di jalanan
dengan kerecekan meminta uang untuk makan.
di mana kitabmu? di mana ajaran rasulmu?
kaum perempuan telanjang bebas,
pemalsuan beragam cerdas,
penipuan menjerat mangsa di mana-mana.
yang lain berteriak fi sabilillah.
tetapi yang diperangi saudara seagama
yang dimusuhi hamba allah yang tiada berdosa.
yang bershalawat nabi,
tidak sayang kepada umat nabi.
petasan banyak dibakar, meskipun banyak saudara yang lapar

kapan kita mau sadar? Allahu akbar
kini telah jauh ku berjalan dari barat ke timur, dari timur ke barat
selalu yang kutemui hanya jalan buntu
karena aku fokus pada arah yang satu
yaitu jalan lurus
Tuhanku, tolonglah!
aku tertancap di jalan buntu
kemudian aku sadar
aku membutuhkan pemandu

Tanpa merubah arah perjalananku
kusebut asma Allah dengan bismillahirahmanirrahim
seraya bershalawat kepada Rasulullah dan keluarganya

Aku bangkit tidak putus asa
ya Allah, bukakan mata hatiku
lapangkan pikiranku, perasaanku
dan jalan lurus di hadapanku
agar aku tidak menyimpang ke jalan sesat
dengan kaki telanjang, kuterus melangkah
menyusuri desa dan kota
tidak peduli teriakan siapapun.
lalu kumenengadah ke atas,
nampak senyum langit biru
ku tundukkan kepalaku
nampak bumi yang kering membatu
kumenoleh ke kanan dan ke kiri
aku tak berani
karena sudah berubah
kini, yang kiri telah menjadi kanan
yang kanan menjadi kiri

ku teruskan melangkah lurus (mustaqiem)
apapun katanya, kuterus melangkah menuju ke pangkuan Pemilik yang amat menyayangi diriku

ًadh-dhuhaa wal-laili idzaa sajaa
habis gelap terbitlah terang
sinar mentari yang hangat membangunkan
tiba-tiba telaga indah nan jernih di hadapan
aku minum, lepaslah dahaga
aku mandi, bersihlah raga
aku berwudhu membersihkan hati
aku menyembah ilahi
aku tetap bersama rabbi
aku pasrah kepada ilahi rabbi
aku tenang, aku senang, aku berserah diri
aku terus melangkah sampai tiba ajal menjemput pulang ke sana
allahumma shalli ‘ala muhammad wa ali muhammad

 

oleh. ust. Ali bin Hasan Al Bahar

Posted in makna. 3 Comment »

Juice Anti Stress

 

 

Untuk membuang stress anda, seyogyanya anda sering sering minum juice anti stress ini.

Anda bisa bikin sendiri di ruang dapur hati anda, dengan racikan yang di pilih oleh renungan dan tafakkur kemudian di masukan dalam gelas gelas kesiapan hati anda menerima anugerahNYA, lalu di juss dengan putaran putaran masa lalu, masa depan dan masa kini.

 

Bahan bahanya terdiri dari:

 

1. Beberapa buah yakin yang di iris dengan ketajaman tafakkur

 

2. Gula-gula harapan dan syukur kepada ALLAH swt.

 

3. Beri air dari kejernihan sumber sirr (hakikat batin)

 

4. Kalau perlu dibambah es kepasrahan dan kerelaan biar jiwa lega.

 

5. Di tambah sarimadu dzikrullah yang rasanya manis mesra bersamaNYA.

 

 

, cahaya sufi

Posted in makna. 3 Comment »

Pengakuan Kebodohan

Posted in bebas. 7 Comment »